Rodtang Digugat ONE Championship ke Ranah Hukum di 3 Negara!

Muay Thai Indonesia Rodtang Digugat ONE Championship ke Ranah Hukum di 3 Negara

Muay Thai Indonesia – Konflik antara Rodtang Jitmuangnon dan ONE Championship kini memasuki babak baru yang serius. Promotor Muay Thai raksasa ini resmi mengajukan gugatan hukum terhadap Rodtang di tiga negara: Singapura, Jepang, dan Thailand.

Dari sini, perselisihan kontrak yang sudah berlangsung beberapa waktu akhirnya meledak ke ranah hukum. ONE Championship menyebut ada pelanggaran kontrak berulang, sementara Rodtang sebelumnya menuduh promotor melakukan pemalsuan tanda tangan. Mari kita bahas kronologi lengkap, tuduhan kedua belah pihak, dan dampaknya terhadap jadwal pertarungan Rodtang.

Kronologi Konflik yang Memanas

Konflik ini bermula ketika Rodtang secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap kontraknya dengan ONE Championship. Ia mengklaim tidak pernah menerima salinan kontrak lengkap selama bertahun-tahun dan menuduh ada pemalsuan tanda tangan di lebih dari 30 dokumen.

Rodtang bahkan menyatakan bahwa ia “tidak bisa membaca bahasa Inggris” dan merasa dirugikan dalam perjanjian tersebut. ONE Championship membantah semua tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa Rodtang masih terikat kontrak.

Karena upaya penyelesaian secara damai gagal, ONE Championship akhirnya mengambil langkah hukum. Pada 14 April 2026, promotor ini mengumumkan telah memulai proses hukum di Singapura, Jepang, dan Thailand atas dugaan pelanggaran kontrak berulang dan pernyataan yang dianggap merugikan.

Isi Gugatan ONE Championship

Dalam pernyataan resminya, ONE Championship menyatakan: “Kami telah memulai proses hukum di Singapura, Jepang, dan Thailand terhadap Rodtang karena pelanggaran kontrak berulang.”

Mereka menekankan bahwa tindakan hukum ini bertujuan untuk menuntut ganti rugi yang sesuai dan melindungi hak-hak kontraktual mereka. ONE juga menegaskan bahwa mereka telah berupaya baik untuk menyelesaikan masalah secara internal, namun akhirnya memilih jalur hukum.

Respons Rodtang dan Dampak terhadap Jadwal

Rodtang belum memberikan komentar resmi terbaru setelah gugatan ini diumumkan. Namun, sebelumnya ia sempat menyatakan kekecewaannya dan mengaku sedang mempertimbangkan langkah lebih lanjut.

Gugatan ini muncul hanya dua minggu sebelum Rodtang dijadwalkan melawan Takeru Segawa di ONE Samurai 1 pada 29 April 2026. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar apakah pertarungan tersebut masih akan berlangsung atau ditunda.

Dampak terhadap ONE Championship dan Muay Thai

Kasus ini menjadi sorotan karena Rodtang adalah salah satu bintang terbesar ONE Championship. Konflik kontrak terbuka seperti ini jarang terjadi di dunia Muay Thai dan bisa memengaruhi hubungan antara promotor dan fighter di masa depan.

Banyak fans dan pengamat Muay Thai berharap kedua pihak dapat menyelesaikan masalah ini dengan cepat agar Rodtang tetap bisa bertarung dan karirnya tidak terganggu.

Konflik Rodtang dan ONE Championship Masuk Ranah Hukum

ONE Championship telah membawa masalah kontrak dengan Rodtang Jitmuangnon ke ranah hukum di tiga negara. Gugatan ini menandai eskalasi serius dari perselisihan yang sudah berlangsung beberapa waktu.

Apakah laga Rodtang vs Takeru di ONE Samurai 1 masih akan berlangsung? Bagaimana pendapatmu tentang konflik kontrak ini? Tulis di kolom komentar di bawah! Bagikan artikel ini ke komunitas Muay Thai atau grup ONE Championship biar diskusi semakin ramai.

Pantau terus update resmi dari ONE Championship dan Rodtang Jitmuangnon untuk perkembangan terbaru kasus ini. Dunia Muay Thai sedang memanas di luar ring! 🇹🇭⚖️