Muay Thai Indonesia – Stamp Fairtex nama yang tak asing lagi di dunia bela diri campuran! Petarung Thailand ini resmi jadi pemenang ONE Women’s Atomweight World Grand Prix pada 2021, setelah mengalahkan Ritu Phogat via armbar di ronde 2 final ONE: Winter Warriors. Kemenangan ini bukan sekadar trofi – ini bukti evolusi Stamp dari striker murni menjadi grappler tangguh, yang kemudian membawanya jadi first-ever three-sport World Champion di ONE Championship.
Dari debut kilat 2018 hingga comeback pasca-cedera lutut 2025-2026, Stamp terus menginspirasi jutaan fans. Kini di 2026, dia bertekad rebut kembali gelar MMA Atomweight yang pernah diraihnya. Oleh sebab itu, mari kita ulas perjalanan epiknya, prestasi utama, dan mengapa Stamp tetap jadi salah satu ikon terbesar ONE – siapkah Anda terinspirasi oleh kisah “Nong Stamp”?
Momen Ikonik: Kemenangan Stamp di ONE World Grand Prix 2021
Puncak Grand Prix Atomweight MMA ONE terjadi 3 Desember 2021 di ONE: Winter Warriors, Singapura. Stamp Fairtex menghadapi wrestler India Ritu “The Indian Tigress” Phogat di final – laga yang dianggap ujian terberat bagi Stamp karena ground game-nya dulu dipertanyakan.
Namun, Stamp buktikan sebaliknya! Di ronde 2 (2:14), dia berhasil reverse posisi dan lock armbar mematikan – Phogat terpaksa tap out. Kemenangan submission ini bikin Stamp raih ONE Women’s Atomweight World Grand Prix Championship (silver belt turnamen) dan tiket title shot vs Angela Lee.
Momen ini jadi turning point: Stamp tak lagi “hanya striker” – dia lengkap sebagai mixed martial artist!
Prestasi Lengkap Stamp Fairtex di ONE Championship
Stamp Fairtex punya rekam jejak luar biasa – berikut highlight utamanya:
- First two-sport World Champion ONE (2018): Juara Atomweight Kickboxing (debut vs Janet Todd) & inaugural Atomweight Muay Thai (vs Alma Juncosa).
- Pemenang ONE Women’s Atomweight MMA World Grand Prix 2021: Via armbar atas Ritu Phogat – bukti grappling evolusi.
- First three-sport World Champion ONE (2023): Rebut Atomweight MMA World Title via TKO ronde 3 atas Ham Seo Hee di ONE Fight Night 14 – sejarah!
- Rekor karir: 80+ bout Muay Thai pro, juara stadium & dua divisi Northeastern Thailand; transisi sukses ke MMA.
- Comeback 2025-2026: Pulih dari cedera meniscus lutut, kembali di ONE 173 (vs Kana Morimoto kickboxing), dan deklarasi “hunt for my title back” di MMA Atomweight.
Dengan prestasi ini, Stamp tak hanya juara – dia ikon yang menginspirasi petarung wanita Asia!
Mengapa Stamp Fairtex Tetap Inspiratif di 2026?
Setelah vacate gelar MMA karena cedera 2025, Stamp kembali dengan semangat baru. Di awal 2026, dia bilang: “My goal is to hunt for my title back” – fokus jadi versi terbaik dirinya.
Selain itu, Stamp juga lulus kuliah (prestasi non-ring) dan tetap aktif di Muay Thai/kickboxing. Kombinasi disiplin, ketangguhan, dan karisma membuatnya role model – terutama bagi petarung muda Thailand & Indonesia.
Apakah Stamp bakal rebut gelar MMA lagi di 2026? Prediksi fans: YA – dengan striking & grappling lengkap, dia siap dominasi lagi!
Kesimpulan & CTA
Stamp Fairtex sebagai pemenang ONE Women’s Atomweight World Grand Prix 2021 via armbar epik atas Ritu Phogat hanyalah satu babak dari karir legendarisnya. Dari three-sport champion hingga comeback fighter 2026, Stamp bukti kerja keras & evolusi bisa ciptakan sejarah di ONE Championship.
Siapa fighter favorit Anda di ONE? Atau prediksi Stamp rebut gelar MMA lagi tahun ini? Tulis di kolom komentar sekarang!
Follow website ini untuk update pertarungan Stamp Fairtex, highlight ONE Championship, dan berita bela diri terkini. Share artikel ini ke grup Muay Thai/MMA favorit Anda – mari dukung “Nong Stamp” bersama! 🇹🇭🥊